XL Axiata Berhasil Meraih Penghargaan iCIO Award 2014 Dalam Bidang Komunikasi


Smartphone Techno - XL Axiata telah sukses dengan menggondol penghargaan beberapa waktu lalu. Banyak penghargaan yang sudah diraih oleh XL Axiztz dalam beberapa sektor industri seperti: Transformasi, manukfaturing dan Telekomunikasi. Berkat dukungan  XL Axiata hadir di 4 kota besar untuk program transformasi jaringan. Penghargaan yang sempat diraih diantaranya adalah ESEA Award 2014 dan TOP BRAND 2014. Dan dalam bidang industri Telekomunikasi adalah penghargaan iCIO Award 2014 dikategori The Most Innovative CIO. Penghargaain ini dapat diraih berkat Ongki Kurniawan yang sebagai Chief Service Management Officer XL. Penghargaan itu diterima secara langsung oleh Ongki Kurniawan di Hotel Rits Chalton Pasific Place (11/2/2014). 

Penilaian iCIO Award sendiri dilakukan oleh dewan juri yang terdiri dariProf. Dr. Ir. Riri Fitri M.Sc,  CIO Pengembangan Sistem dan Layanan Informasi Universitas Indonesia, Eugene Van de Weerd, Country Director Frost & Sullivan Indonesia, Hendra Gozali, Managing Director Accenture Indonesia, Prof Rihardus Eko Indrajit, IT Strategic Planner and Lecturer, serta Joko Sugiarsono, Jurnalis Senior bidang IT Majalah SWA. 

Sementara itu, iCIO merupakan komunitas CIO (Chief Information Officer) dan staf TI yang didedikasikan sebagai sarana berbagi pengetahuan dan pengalaman terkait dengan pemanfaatan teknologi infrmasi untuk menghadirkan nilai dan membangun daya saing perusahaan di masa depan.

BlackBerry Semakin Kehilangan Pelanggan Setianya


Smartphone Techno - BlackBerry pada awal jaman  semakin jaya dan banyak diminati orang karena merupakan perangkat smartphone canggih. Bahkan menurut data yang ada, Negara Indonesia merupakan salah satu pengguna BlackBerry terbesar di dunia. Sebagai smartphone dengan fasilitas BBM dan Qwerty Keyboard yang telah menjadikan daya tarik tersendiri yang berhasil menyedot perhatian banyak konsumen. Kini sekarang telah tergantikan dengan adanya smartphone touchscreen telah mulai melunturkan kecintaan para pengguna setia BlackBerry. 

Walaupun pelanggan setianya sudah mulai berkurang untukdi negara- negar berkembang sekarang ini telah di dominasi dengan adanya Aplle dan Samsung. Hal ini juga telah menjadi penyebab BlackBerry sekarang semakin kehilangan pamor. Berdasar laporan dari Intrnasional Data Corporation, pengapalan BlacBerry ke Indonesia hanya mencatatkan 14% dari 11 juta pengapalanm smartphone yang dikirimkan ke indonesia pada tahun lalu

Hal ini yang telah menjadikan alasan kenapa ketika ditanya kenapa beralih dari BlackBerry ke platform laen? Karena konsumen Indonesia  mengungkapkan jika alasannya pada kekurangan fitur. Ini juga bisa ditegaskan kembali oleh Bahakn, Darwin Lie yang seorang analis IDC Indonesia mengatakan jika platform laen menawarkan lebih banyak aplikasi. Sehingga memberikan  opsi yang lebih menarik bagi konsumen di Indonesia.

XL Axiata Hadir di 4 kota Besar Untuk Program Transformasi Jaringan


Smartphone Techno - XL Axiata semakin meningkatkan dan memperluas jaringan demi memberikan kenyamanan kepada para pelanggannya. Seiring dengan jumlah pelanggan mencapai 60 juta sebagai tahap awal akan dilaksanakan di 4 kota besar. Direktur Management Service Axiata, Ongki Kurniawan mengatakan bahwa setiap harinya trafik data di XL telah mencapai 260-270 terabyte, telah melonjak menjadi 4 kali lipat di bandingkan pada tahun lalu sekitar 70 terabyte per hari.

Menurutnya lonjakan akses data terjadi seperti itu karena seiring meningkatnya pengguna dari feature phone ke smartphone. Yang menyebabkan banyak pelanggan ikut pada beralih dari yang biasanya menggunakan akses jaringan2G ke 3G sekarang.

"Itu sebabnya, sejak akhir tahun lalu kami mulai melakukan program transformasi jaringan. Sebagai tahap awal, baru kami lakukan di 4 kota, yaitu Jakarta, Bogor, Surabaya, dan Malang. Baru selanjutnya itu ke seluruh Indonesia," tuturnya di Euphoria, Menara Prima, Jakarta, Rabu (12/2/2014).

Untuk mewujutkannya transformasi jaringan ini, XL menggandeng 2 Vendor jarngan terkenal seperti PT Huawei Tech Investment dan PT Ericsson Indonesia. Lebih lanjut, Ongki menjelaskan bahwa peningkatan kualitas jaringan ini selain menyangkut aspek teknis  seperti ketepatan waktu, akselerasi alih teknologi dari 2G ke 3G, serta optimisasi jaringan, program ini juga memadukan aspek bisnis seperti strategi pemasaran, prioritas penjualan dan strategi distribusi yang tepat.
Semoga terealisasi dengan baek dan bisa dinikmati para pelanggan setianya.

Langganan Lewat Email

Masukan alamat Email kamu disini untuk mendapatkan artikel terbaru..!